Bacalahkutipan cerpen berikut! Ini persoalan prinsip. Aku bukan ban serep. Aku bukan pemain cadangan. Aku bukan pelabuhan transit. Dilabuhi lalu ditinggalkan!”bisik batin Vita. Setelah berbulan-bulan Vita menunggu Gilang untuk kembali kepadanya, tetapi tak juga Vita mendapatkannya. Perempuan bagi lelaki adalah tulang rusuk. Tulang rusuk itu pelindung karena itu harus dijaga agar ia dapat menjalankan fungsinya.” ujar Gilang. Vita tidak tahu mengapa Gilang berkata demikian dan Gilang memilih tulang rusuk orang lain bukan Vita. Vita kecewa, bahkan ia tidak mengerti di mana salahnya.Sambil menangis Vita berkata, Kamu tega Gilang berbulan-bulan kutunggu kedatanganmu, tapi kau berikan kekecewaan padaku. Mana kata-kata manismu itu Gilang.” Kekecewaan yang dirasakan Vita menjadi tanda tanya dalam pikirannya. Dimana salahku, dimana … aku tak tahu!” Dikutip: ‘Aku Bulan Kamu Senja’ (Syafrudin Pernyata) Kelemahan cuplikan cerpen tersebut adalah
- Pengarang hanya menampilkan satu tokoh saja
- Pengarang tidak menyampaikan lagsung kesalahan Vita
- Pengarang banyak menggunakan istilah dalam bercerita
- Pengarang menggambarkan kondisi pelaku utama
- semua jawaban benar
Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah: B. Pengarang tidak menyampaikan lagsung kesalahan Vita.
Dari hasil voting 987 orang setuju jawaban B benar, dan 0 orang setuju jawaban B salah.
Bacalahkutipan cerpen berikut! Ini persoalan prinsip. Aku bukan ban serep. Aku bukan pemain cadangan. Aku bukan pelabuhan transit. Dilabuhi lalu ditinggalkan!”bisik batin Vita. Setelah berbulan-bulan Vita menunggu Gilang untuk kembali kepadanya, tetapi tak juga Vita mendapatkannya. Perempuan bagi lelaki adalah tulang rusuk. Tulang rusuk itu pelindung karena itu harus dijaga agar ia dapat menjalankan fungsinya.” ujar Gilang. Vita tidak tahu mengapa Gilang berkata demikian dan Gilang memilih tulang rusuk orang lain bukan Vita. Vita kecewa, bahkan ia tidak mengerti di mana salahnya.Sambil menangis Vita berkata, Kamu tega Gilang berbulan-bulan kutunggu kedatanganmu, tapi kau berikan kekecewaan padaku. Mana kata-kata manismu itu Gilang.” Kekecewaan yang dirasakan Vita menjadi tanda tanya dalam pikirannya. Dimana salahku, dimana … aku tak tahu!” Dikutip: ‘Aku Bulan Kamu Senja’ (Syafrudin Pernyata) Kelemahan cuplikan cerpen tersebut adalah pengarang tidak menyampaikan lagsung kesalahan vita.
Pembahasan dan Penjelasan
Jawaban A. Pengarang hanya menampilkan satu tokoh saja menurut saya kurang tepat, karena kalau dibaca dari pertanyaanya jawaban ini tidak nyambung sama sekali.
Jawaban B. Pengarang tidak menyampaikan lagsung kesalahan Vita menurut saya ini yang paling benar, karena kalau dibandingkan dengan pilihan yang lain, ini jawaban yang paling pas tepat, dan akurat.
Jawaban C. Pengarang banyak menggunakan istilah dalam bercerita menurut saya ini juga salah, karena dari buku yang saya baca ini tidak masuk dalam pembahasan.
Jawaban D. Pengarang menggambarkan kondisi pelaku utama menurut saya ini salah, karena dari apa yang ditanyakan, sudah sangat jelas jawaban ini tidak saling berkaitan.
Jawaban E. semua jawaban benar menurut saya ini salah, karena setelah saya cari di google, jawaban tersebut lebih tepat digunkan untuk pertanyaan lain.
Kesimpulan
Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa disimpulkan pilihan jawaban yang benar adalah B. Pengarang tidak menyampaikan lagsung kesalahan Vita
Jika masih punya pertanyaan lain, kalian bisa menanyakan melalui kolom komentar dibawah, terimakasih.