Kita saksikan zat asamdidesak asam arangdan karbon dioksid itumenggilas paru-paruKita saksikanGunung memompa abuAbu membawa batuBatu membawa linduLindu membawa longsorLongsor membawa airAir membawa banjirBanjir membawa airair. Majas yang terkandung pada bait tersebut adalah

Kita saksikan zat asamdidesak asam arangdan karbon dioksid itumenggilas paru-paruKita saksikanGunung memompa abuAbu membawa batuBatu membawa linduLindu membawa longsorLongsor membawa airAir membawa banjirBanjir membawa airair. Majas yang terkandung pada bait tersebut adalah personifikasi

senja yang pilumembuat hari kian membirulangit tampak keruhmengantar kepergianmu pahlawanku. gerimis jatuh membasahi pucuk sunyimelagukan nada-nada lara hatisaat doa-doa ikut tertanambersama bayangmu yang kian tenggelam. tema puisi tersebut adalah

senja yang pilumembuat hari kian membirulangit tampak keruhmengantar kepergianmu pahlawanku. gerimis jatuh membasahi pucuk sunyimelagukan nada-nada lara hatisaat doa-doa ikut tertanambersama bayangmu yang kian tenggelam. tema puisi tersebut adalah pahlawan

HAMPASepi di luarSepi menekan mendesakLurus kaku pohonanTak bergerakSampai ke puncakSepi memagutSegala menanti, menanti, menantiSepiTambah ini menanti jadi mencekikMemberat mencekung pundaSampai binasa segala. Belum apa-apa.Karya Chairil AnwarAmanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah

HAMPASepi di luarSepi menekan mendesakLurus kaku pohonanTak bergerakSampai ke puncakSepi memagutSegala menanti, menanti, menantiSepiTambah ini menanti jadi mencekikMemberat mencekung pundaSampai binasa segala. Belum apa-apa.Karya Chairil AnwarAmanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.