Penulis mulai memperkenalkan tokoh-tokoh, latar yang ada di dalam cerita termasuk tahapan alur?
Penulis mulai memperkenalkan tokoh-tokoh, latar yang ada di dalam cerita termasuk tahapan alur perkenalan
Penulis mulai memperkenalkan tokoh-tokoh, latar yang ada di dalam cerita termasuk tahapan alur perkenalan
Tokoh baik dalam karya sastra disebut protagonis
Sebuahgagasan pokok yang mendasari dari jalan cerita sebuah cerpen disebut tema
Ringkasan atau inti dalam cerita pendek yang akan dikembangkan menjadi sebuah rangkaian-rangkaian peristiwa atau bisa juga sebagai gambaran awal dalam cerita disebut abstrak
Salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita mengenai manusia beserta seluk-beluknya lewat tulisan pendek dan singkat disebut cerita pendek
Bacalah penggalan cerpen berikut! Waktu Holil anak Haji Zainuri sunat, aku masih anak kecil. Di kotaku belum ada listrik. Apalagi radio dan bioskop. Hiburan satu-satunya bagi anak-anak kecil di waktu sore hari ialah menonton orang memasang lampu petromaks yang dikerek di setiap perempatan jalan dan memburu-buru gangsir atau laron bilamana musimnya tiba. Unsur ekstrinsik yang ingin ditonjolkan dan penggalan cerpen tersebut adalah latar belakang sosial masyarakat
Faktor-faktor di dalam lingkungan masyarakat penulis yang mempengaruhi penulis dalam menulis cerpen tersebut disebut latar belakang masyarakat
Dahulukala, Pak tua bilang ibuku pernah kerja di sini meratapi nasibnya. Ciri kebahasaan yang ditonjolkan dalam kutipan cerpen di atas adalah penggunaan kata lampau
Perhatikan kutipan cerpen berikut!Perhelatan bisa kacau tanpa kehadiran lelaki itu. Gulai kambing akan terasa hambar lantaran racikan bumbu tidak meresap ke dalam daging. Kuah gulai kentang dan gulai rebung bakal encer karena keliru menakar jumlah kelapa parut hingga setiap menu masakan kekurangan santan. Akibatnya, berseraklah fitnah dan cela yang mesti ditanggung tuan rumah. Bukan karena kenduri kurang meriah, tidak pula karena pelaminan tempat bersandingnya pasangan pengantin tak sedap dipandang mata, tetapi karena macam-macam hidangan yang tersuguh tak menggugah selera. Nasi banyak gulai melimpah, tetapi helat tak bikin kenyang. Ini celakanya bila Makaji, juru masak handal itu tidak dilibatkan. Kutipan cerpen tersebut merupakan struktur cerpen bagian abstrak
kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku. Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar waktu sore adalah mentari meredup