Linda berasal dari masyarakat yang masih memegang kuat nilai-nilai adat yang membatasi peran perempuan. Sebagai pelajar yang cerdas, Linda memperoleh beasiswa untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Setelah lulus, Linda bercita-cita untuk kembali ke masyarakat asalnya dan berniat melakukan pembangunan sesuai dengan ilmu yang ditekuni selama ini. Namun, nilai adat masyarakat yang masih kuat tidak memberi ruang bagi Linda sebagai perempuan untuk mewujudkan keinginannya memimpin pembangunan di daerahnya. Berdasarkan ilustrasi diatas menunjukkan faktor penghambat mobilitas sosial yaitu diskriminasi gender