Perhatikan kutipan cerita berikut!“Sudah seharusnya aku membantumu kan, “ balas Kila dengan senyum sumringah. Aku tertawa kecil. Tampak lucu ketika matanya yang sembab malah semakin menyipit ketika senyum lebarnya diluncurkan. Tak terasa matahari sudah berangsur tenggelam, memberikan kesempatan bulan dan bintang meramaikan langit malam. Aku dan Kila berjalan meninggalkan lapangan basket. Langit sore menawarkan keindahannya. Cahaya jingga bertaburan di langit barat berhias gerombolan awan seperti biri-biri. (https://cyberdakwah.com/2013/08/cerpen-indahnya-hidup-setelah-bersyukur/)Latar tersurat dalam kutipan cerpen tersebut adalah?
Perhatikan kutipan cerita berikut!“Sudah seharusnya aku membantumu kan, “ balas Kila dengan senyum sumringah. Aku tertawa kecil. Tampak lucu ketika matanya yang sembab malah semakin menyipit ketika senyum lebarnya diluncurkan. Tak terasa matahari sudah berangsur tenggelam, memberikan kesempatan bulan dan bintang meramaikan langit malam. Aku dan Kila berjalan meninggalkan lapangan basket. Langit sore menawarkan keindahannya. Cahaya jingga bertaburan di langit barat berhias gerombolan awan seperti biri-biri. (https://cyberdakwah.com/2013/08/cerpen-indahnya-hidup-setelah-bersyukur/)Latar tersurat dalam kutipan cerpen tersebut adalah sore