Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku.“Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana” kata Kak Ica. Ia mengajak berpatungan untuk membeli kios itu. Kami mulai berbisnis pakaian. Tidak kusangka, usaha itu menuai hasil yang gemilang. Tokoh aku dalam penggalan cerpen di atas adalah?

Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku.“Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana” kata Kak Ica. Ia mengajak berpatungan untuk membeli kios itu. Kami mulai berbisnis pakaian. Tidak kusangka, usaha itu menuai hasil yang gemilang. Tokoh aku dalam penggalan cerpen di atas adalah nanda

Sedangkan Maura sudah mulai berburu menjelajahi toko-toko bermerk untuk membeli pashmina dengan motif yang disukai maminya. Hanya aku yang tak mempersiapkan apa-apa untuk Biyungku.“Kok Biyung, sih” Tanya Maura dengan mimik lucu. “ Kenapa gak panggil mama, mami, atau ibu lah yang paling umum” Ujarnya lagi. Aku hanya tersenyum. “Orang Jawa zaman dulu memang kebanyakan memanggil ibu mereka dengan sebutan ‘Biyung’ sama saja, kok, artinya dengan mami, mother, mom, dan yang lainnya,” jelasku sambil tersenyum. Terlihat lirikan mata Yesha dengan senyuman yang membiasakan ejekan. Aku tak peduli. Biyungku memang tak sebanding dengan mami dan mom-nya Maura dan Yesha yang memiliki gelar sarjana bahkan hingga Phd. Biyungku hanya seorang penjual tempe mendoan. Tapi sehari saja ia libur berjualan, seluruh desa akan merasa kehilangan pada racikan bumbu tempenya yang tiada duanya. Kutipan teks cerpen di atas yang menonjolkan bagian struktur komplikasi adalah?

Sedangkan Maura sudah mulai berburu menjelajahi toko-toko bermerk untuk membeli pashmina dengan motif yang disukai maminya. Hanya aku yang tak mempersiapkan apa-apa untuk Biyungku.“Kok Biyung, sih” Tanya Maura dengan mimik lucu. “ Kenapa gak panggil mama, mami, atau ibu lah yang paling umum” Ujarnya lagi. Aku hanya tersenyum. “Orang Jawa zaman dulu memang kebanyakan memanggil ibu mereka dengan sebutan ‘Biyung’ sama saja, kok, artinya dengan mami, mother, mom, dan yang lainnya,” jelasku sambil tersenyum. Terlihat lirikan mata Yesha dengan senyuman yang membiasakan ejekan. Aku tak peduli. Biyungku memang tak sebanding dengan mami dan mom-nya Maura dan Yesha yang memiliki gelar sarjana bahkan hingga Phd. Biyungku hanya seorang penjual tempe mendoan. Tapi sehari saja ia libur berjualan, seluruh desa akan merasa kehilangan pada racikan bumbu tempenya yang tiada duanya. Kutipan teks cerpen di atas yang menonjolkan bagian struktur komplikasi adalah paragraf ketiga

Perhatikan data berikut ini! 1. Uraian deskriptif 2. Menggunakan sudut pandang pencerita 3. Menggunakan dialog 4. Menggunakan kata kerja teknis 5. Menggunakan kata kerja mental Berdasarkan data di atas, yang merupakan ciri kebahasaan teks cerpen adalah?

Perhatikan data berikut ini! 1. Uraian deskriptif 2. Menggunakan sudut pandang pencerita 3. Menggunakan dialog 4. Menggunakan kata kerja teknis 5. Menggunakan kata kerja mental Berdasarkan data di atas, yang merupakan ciri kebahasaan teks cerpen adalah 1,2,4, dan 5

Ruang pameraan itu tidak begitu penuh dikunjungi orang hingga tempat yang kecil itu tak hendak meledak. Berulang kali Pri melayangkan pandangannya ke sudut sana. Pokoknya, gadis itu punya pesona tersendiri, punya daya tarik tersendiri, punya magnet yang bisa mengajak mata untuk selalu menatapnya. Sebenarnya sih, sederhana saja penampilanya. Tetapi ia tampak istimewa dengan pakaian seragam seperti itu. Ciri kebahasaan yang ditonjolkan dalam kutipan cerpen di atas adalah?

Ruang pameraan itu tidak begitu penuh dikunjungi orang hingga tempat yang kecil itu tak hendak meledak. Berulang kali Pri melayangkan pandangannya ke sudut sana. Pokoknya, gadis itu punya pesona tersendiri, punya daya tarik tersendiri, punya magnet yang bisa mengajak mata untuk selalu menatapnya. Sebenarnya sih, sederhana saja penampilanya. Tetapi ia tampak istimewa dengan pakaian seragam seperti itu. Ciri kebahasaan yang ditonjolkan dalam kutipan cerpen di atas adalah penggunaan ungkapan deskriptif untuk menggambarkan keadaan

Cermatilah kutipan surat lamaran pekerjaan teks berikut. Saya yang bertanda tangan di bawah ini nama : Teguh Setiawan, S.E. tempat, tanggal lahir : Semarang, 08 Mei 1973 jenis kelamin : laki-laki agama : Islam pendidikan : S-1 Akuntasi alamat : Jalan Damai Bahagia, View 369 Semarang nomor telepon/HP : 081326446361 Dengan ini menyampaikan permohonan kepada Bapak/Ibu, agar kiranya dapat diangkat menjadi pegawai di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin, dengan jabatan sebagai staf keuangan, Sebuah surat lamaran pekerjaan mengandung bagian yang berfungsi sebagai informasi awal terkait dengan pekerjaan yang akan dilamar. Bagian tersebut merupakan?

Cermatilah kutipan surat lamaran pekerjaan teks berikut. Saya yang bertanda tangan di bawah ini nama : Teguh Setiawan, S.E. tempat, tanggal lahir : Semarang, 08 Mei 1973 jenis kelamin : laki-laki agama : Islam pendidikan : S-1 Akuntasi alamat : Jalan Damai Bahagia, View 369 Semarang nomor telepon/HP : 081326446361 Dengan ini menyampaikan permohonan kepada Bapak/Ibu, agar kiranya dapat diangkat menjadi pegawai di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin, dengan jabatan sebagai staf keuangan, Sebuah surat lamaran pekerjaan mengandung bagian yang berfungsi sebagai informasi awal terkait dengan pekerjaan yang akan dilamar. Bagian tersebut merupakan tesis

Cermati paragraf berikut! Diperlukan proses yang panjang untuk menghasilkan kopi luwak yang nikmat. Biji kopi yang benar-benar segar dan berwarna merah yang akan digunakan. …, biji kopi dipilih dengan memisahkan biji kopi yang segar dan busuk dengan cara direndam. Biji kopi yang baik akan tenggelam, … yang busuk akan mengapung, … biji kopi teresbut diberikan kepada musang atau luwak jenis binturong dan bulan (luwak pemakan kopi). Dalam proses ini, luwak mempunyai peran yang sangat penting karena indera penciumannya hanya akan memilih biji kopi sempurna. Konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah?

Cermati paragraf berikut! Diperlukan proses yang panjang untuk menghasilkan kopi luwak yang nikmat. Biji kopi yang benar-benar segar dan berwarna merah yang akan digunakan. …, biji kopi dipilih dengan memisahkan biji kopi yang segar dan busuk dengan cara direndam. Biji kopi yang baik akan tenggelam, … yang busuk akan mengapung, … biji kopi teresbut diberikan kepada musang atau luwak jenis binturong dan bulan (luwak pemakan kopi). Dalam proses ini, luwak mempunyai peran yang sangat penting karena indera penciumannya hanya akan memilih biji kopi sempurna. Konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah selanjutnya, sedangkan, kemudian

Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong., tolong.!” Struktur teks fabel tersebut adalah?

Pada suatu pagi sang Semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, genangan lumpur terdapat di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam Lumpur. Sang Semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong., tolong.!” Struktur teks fabel tersebut adalah komplikasi