Cermatikutipan berikut untuk menjawab soal!Betul. Semasa kecil, saya sering didongengi ibu. Katanya hidup di surga itu nyaman sekali, tinggal tunjuk langsung jadi. Mau anggur akan diantar ke hadapan. Mau minum dan makan juga demikian. Bukankah sekarang zaman juga sudah begini Haus dan lapar tinggal buka ponsel. Hanya perlu satu jari untuk membuatnya ada di depan mata. Lalu, mengapa harus susah payah memasak segala. Memasak yang dimaksud ibu saya bukan sekadar bisa, melainkan memang lihai sebab akan memengaruhi rasa.Sekali lidah harus langsung enak terasa sehingga sampai sajian tandas di piring kenangan baiklah yang terbawa. Maka, demi memenuhi angan-angan punya anak perempuan yang bisa menyajikan penganan enak itu, ibu kemudian mendesak saya datang ke rumahnya.Ambil libur dua hari apa tidak bisa sama sekali desaknya di ujung telepon.Saya menjepit ponsel di antara kepala dan bahu sementara sepasang tangan masih berusaha melepaskan sarung karet berwarna pucat. Saya memang baru keluar dari ruang operasi ketika ibu menelepon lagi untuk kesekian kali.(Semangkuk Perpisahan di Meja Makan, Miranda Seftiana)Keterkaitan isi kutipan tersebut dengan kehidupan sehari-hari adalah?

Cermatikutipan berikut untuk menjawab soal!Betul. Semasa kecil, saya sering didongengi ibu. Katanya hidup di surga itu nyaman sekali, tinggal tunjuk langsung jadi. Mau anggur akan diantar ke hadapan. Mau minum dan makan juga demikian. Bukankah sekarang zaman juga sudah begini Haus dan lapar tinggal buka ponsel. Hanya perlu satu jari untuk membuatnya ada di depan mata. Lalu, mengapa harus susah payah memasak segala. Memasak yang dimaksud ibu saya bukan sekadar bisa, melainkan memang lihai sebab akan memengaruhi rasa.Sekali lidah harus langsung enak terasa sehingga sampai sajian tandas di piring kenangan baiklah yang terbawa. Maka, demi memenuhi angan-angan punya anak perempuan yang bisa menyajikan penganan enak itu, ibu kemudian mendesak saya datang ke rumahnya.Ambil libur dua hari apa tidak bisa sama sekali desaknya di ujung telepon.Saya menjepit ponsel di antara kepala dan bahu sementara sepasang tangan masih berusaha melepaskan sarung karet berwarna pucat. Saya memang baru keluar dari ruang operasi ketika ibu menelepon lagi untuk kesekian kali.(Semangkuk Perpisahan di Meja Makan, Miranda Seftiana)Keterkaitan isi kutipan tersebut dengan kehidupan sehari-hari adalah ketika lapar dan haus, seseorang dengan mudah bisa memesan makanan lewat ponselnya.

Cermatikutipan novel berikut ini!Di rumah aku belajar sampai jauh malam dan penyakit insomnia ternyata malah mendukungku. Aku adalah penderita insomnia yang paling produktif karena saat-saat tak bisa tidur kugunakan untuk membaca. Jika kelelahan belajar aku melakukan penyegaran mental yaitu kembali membuka buku. Seandainya Mereka Bisa Bicara dan di sana kutemukan bagaimana Herriot menghadapi kesulitan membuktikan dirinya di depan para petani Derbyshire yang sangat skeptis, keras kepala, dan antiperubahan. Dari buku itu juga aku merasakan angin pagi lembah Edensor yang dingin bertiup merasuki dadaku yang sesak setelah menyelusup di antara dedaunan astuaria. Membaca semua itu semangatku kembali terpompa dan hatiku semakin bening siap menerima pelajaran-pelajaran baru.(Laskar Pelangi, Andrea Hirata)Pendeskripsian watak tokoh Aku yang cerdas diungkapkan melalui?

Cermatikutipan novel berikut ini!Di rumah aku belajar sampai jauh malam dan penyakit insomnia ternyata malah mendukungku. Aku adalah penderita insomnia yang paling produktif karena saat-saat tak bisa tidur kugunakan untuk membaca. Jika kelelahan belajar aku melakukan penyegaran mental yaitu kembali membuka buku. Seandainya Mereka Bisa Bicara dan di sana kutemukan bagaimana Herriot menghadapi kesulitan membuktikan dirinya di depan para petani Derbyshire yang sangat skeptis, keras kepala, dan antiperubahan. Dari buku itu juga aku merasakan angin pagi lembah Edensor yang dingin bertiup merasuki dadaku yang sesak setelah menyelusup di antara dedaunan astuaria. Membaca semua itu semangatku kembali terpompa dan hatiku semakin bening siap menerima pelajaran-pelajaran baru.(Laskar Pelangi, Andrea Hirata)Pendeskripsian watak tokoh Aku yang cerdas diungkapkan melalui pikiran tokoh

Cermatiteks berikut!Teks 1Suara-suara bising beragam bahasa dunia yang menyelinap dari balik jendela terbuka mulai perlahan menyenyap. Malam makin sepuh. Kubayangkan, para turis yang mulai letih telah memenjarakan dirinya di kamar-kamar hotel untuk menukarkan penat.Suaramu masih benderang, ceritamu seolah tak berujung, sementara ujung malam beringsut mendekat.(Gerimis Senja di Praha, Eep Saefulloh Fatah) Teks 2Ia menatap sembari mengangguk-angguk. dengan sedikit terkekeh ia balik badan, pergi begitu saja. Saya lepas ia dengan tatapan yang menyimpan rasa cemas. Tampaknya, ia orang paling ditakuti di daerah kami ini.Kemudian, di dalam saya mendapatkan istri sedang ketakutan di sudut kamar. Pucat membias di wajahnya. Pasti tadi ia mengintip atau nguping dari dalam.Kita pindah saja. Salah-salah, orang itu bisa ancam kita! Aku takut! Orang seperti dia itu tidak takut polisi, tidak takut mati. Nekat! Memelas suara istri saya. Saya mencoba menenangkannya.(Pisau, Yusrizal KW)Ringkasan isi cerita pada teks 2 adalah?

Cermatiteks berikut!Teks 1Suara-suara bising beragam bahasa dunia yang menyelinap dari balik jendela terbuka mulai perlahan menyenyap. Malam makin sepuh. Kubayangkan, para turis yang mulai letih telah memenjarakan dirinya di kamar-kamar hotel untuk menukarkan penat.Suaramu masih benderang, ceritamu seolah tak berujung, sementara ujung malam beringsut mendekat.(Gerimis Senja di Praha, Eep Saefulloh Fatah) Teks 2Ia menatap sembari mengangguk-angguk. dengan sedikit terkekeh ia balik badan, pergi begitu saja. Saya lepas ia dengan tatapan yang menyimpan rasa cemas. Tampaknya, ia orang paling ditakuti di daerah kami ini.Kemudian, di dalam saya mendapatkan istri sedang ketakutan di sudut kamar. Pucat membias di wajahnya. Pasti tadi ia mengintip atau nguping dari dalam.Kita pindah saja. Salah-salah, orang itu bisa ancam kita! Aku takut! Orang seperti dia itu tidak takut polisi, tidak takut mati. Nekat! Memelas suara istri saya. Saya mencoba menenangkannya.(Pisau, Yusrizal KW)Ringkasan isi cerita pada teks 2 adalah istri yang ketakutan karena perilaku kasar seseorang.

Topik:Membaca TerbatasIndikator: Peserta didik dapat melengkapi unsur teks Sang Pemimpi adalah novel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Novel ini menceritakan kisah kehidupannya di Pulau Belitung yang dililit kemiskinan. Ada tiga remaja SMA yang bermimpi untuk melanjutkan sekolah hingga ke Perancis menjelajah Eropa hingga ke Afrika. [.] Kalimat yang menyatakan keunggulan untuk melengkapi teks tersebut yang tepat adalah?

Topik:Membaca TerbatasIndikator: Peserta didik dapat melengkapi unsur teks Sang Pemimpi adalah novel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Novel ini menceritakan kisah kehidupannya di Pulau Belitung yang dililit kemiskinan. Ada tiga remaja SMA yang bermimpi untuk melanjutkan sekolah hingga ke Perancis menjelajah Eropa hingga ke Afrika. [.] Kalimat yang menyatakan keunggulan untuk melengkapi teks tersebut yang tepat adalah novel yang disajikan dengan bahasa yang luas ini mampu menyihir pembaca seakan ikut merasakan kebanggaan dan kesedihan para tokohnya.

Bacalah kutipan teks novel berikut!Aku dan Rangga iseng-iseng mengambil antrean di antara para turis Asia Timur yang sangat percaya dengan mitos semacam itu. Turis-turis itu begitu antusias untuk menyentuh dan berfoto di atas point zero hingga platnya luntur menjadi putih mengkilap. Aku mendengar nama oran lain, berharap bisa kembali lagi ke Paris bersama keluarga, kekasih, atau teman dekat mereka. (99 Cahaya di Langit Eropa: Hanum Salsabeila Rais dan Rangga Almahendra)Unsur ekstrinsik yang terdapat dalam penggalan novel tersebut adalah nilai?

Bacalah kutipan teks novel berikut!Aku dan Rangga iseng-iseng mengambil antrean di antara para turis Asia Timur yang sangat percaya dengan mitos semacam itu. Turis-turis itu begitu antusias untuk menyentuh dan berfoto di atas point zero hingga platnya luntur menjadi putih mengkilap. Aku mendengar nama oran lain, berharap bisa kembali lagi ke Paris bersama keluarga, kekasih, atau teman dekat mereka. (99 Cahaya di Langit Eropa: Hanum Salsabeila Rais dan Rangga Almahendra)Unsur ekstrinsik yang terdapat dalam penggalan novel tersebut adalah nilai budaya

Cermati dengan teliti teks sastra berikut ini! Suatu hari Datuk Maringgih pergi ke rumah Baginda Sulaiman yang sedang sakit untuk menagih piutangnya. Di sanalah Datuk Maringgih terpesona melihat kecantikan Siti Nurbaya. Datuk Maringgih memaksa Baginda Sulaiman untuk menjadikan Siti Nurbaya sebagai istri mudanya kalau ayah Siti Nurbaya tak sanggup untuk membayar utangnya. Siti Nurbaya menolaknya, karena dia sudah punya kekasih, yakni Syamsul Bahri. Tapi Siti Nurbaya tak berdaya dan akhirnya dipersunting oleh Datuk Maringgih yang berumur sebaya dengan ayahnya. Kabar tersebut sampai ke telinga Syamsul Bahri. Hatinya sangat sedih dan mencoba bunuh diri. Penyebab konflik yang menimpa tokoh Siti Nurbaya adalah?

Cermati dengan teliti teks sastra berikut ini! Suatu hari Datuk Maringgih pergi ke rumah Baginda Sulaiman yang sedang sakit untuk menagih piutangnya. Di sanalah Datuk Maringgih terpesona melihat kecantikan Siti Nurbaya. Datuk Maringgih memaksa Baginda Sulaiman untuk menjadikan Siti Nurbaya sebagai istri mudanya kalau ayah Siti Nurbaya tak sanggup untuk membayar utangnya. Siti Nurbaya menolaknya, karena dia sudah punya kekasih, yakni Syamsul Bahri. Tapi Siti Nurbaya tak berdaya dan akhirnya dipersunting oleh Datuk Maringgih yang berumur sebaya dengan ayahnya. Kabar tersebut sampai ke telinga Syamsul Bahri. Hatinya sangat sedih dan mencoba bunuh diri. Penyebab konflik yang menimpa tokoh Siti Nurbaya adalah ayahnya tidak mampu membayar utang pada datuk maringgih.

Cermatilah kutipan berikut!Rasus dan Warta mendapat dua buah, Darsun hanya satu. Tak ada protes. Ketiganya kemudian sibuk mengupasi bagiannya dengan gigi masing – masing, dan langsung mengunyahnya. Asinnya tanah. Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan di atas adalah?

Cermatilah kutipan berikut!Rasus dan Warta mendapat dua buah, Darsun hanya satu. Tak ada protes. Ketiganya kemudian sibuk mengupasi bagiannya dengan gigi masing – masing, dan langsung mengunyahnya. Asinnya tanah. Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan di atas adalah orang ketiga

“Jimbron adalah seorang yang membuat kami takjub dengan tiga macam keheranan. Pertama, kami heran karena kalau mengaji, ia selalu diantar seorang pendeta. Sebetulnya beliau adalah seorang pastor karena beliau seorang Katolik, tapi kami memanggilnya Pendeta Geovany. Rupanya setelah sebatang kara seperti Arai ia menjadi anak asuh sang pendeta. Namun, pendeta berdarah Itali itu tak sedikit pun bermaksud mengonversi keyakinan Jimbron. Beliau malah tak pernah telat jika mengantarkan Jimbron mengaji ke masjid” (SP, 61) Pandangan pengarang dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata tersebut adalah?

“Jimbron adalah seorang yang membuat kami takjub dengan tiga macam keheranan. Pertama, kami heran karena kalau mengaji, ia selalu diantar seorang pendeta. Sebetulnya beliau adalah seorang pastor karena beliau seorang Katolik, tapi kami memanggilnya Pendeta Geovany. Rupanya setelah sebatang kara seperti Arai ia menjadi anak asuh sang pendeta. Namun, pendeta berdarah Itali itu tak sedikit pun bermaksud mengonversi keyakinan Jimbron. Beliau malah tak pernah telat jika mengantarkan Jimbron mengaji ke masjid” (SP, 61) Pandangan pengarang dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata tersebut adalah pengarang menghadirkan tokoh jimbron dalam novel sang pemimpi mencerminkan tokoh yang taat beragama dengan mengaji setiap harinya, walaupun dia hidup di lingkungan agama yang berbeda, yaitu agama katolik. kemudian pengarang juga menghadirkan cerminan toleransi dan jiwa sosial melalui tokoh pendeta.