Perhatikan teks anekdot berikut!Seorang tua tengah menggembalakan keledainya dipadang rumput, tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan beberapa tentara musuh. “Cepat larinya,” teriak si Tua itu si keledai, “Jangan sampai mereka menangkap kita.” Tetapi si keledai tetap kalem berjalan. “Katakan,” ujar si keledai, “Jika jatuh ke tangan musuh apa aku harus membawa beban dobel” “Kukira tidak,” jawab si Tua. “Lalu apa peduliku dengan siapa yang akan ku layani Toh bebanku sama saja.” Si Tua pun berlari meninggalkan keledai.Konjungsi yang digunakan pada teks tersebut adalah?

Perhatikan teks anekdot berikut!Seorang tua tengah menggembalakan keledainya dipadang rumput, tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan beberapa tentara musuh. “Cepat larinya,” teriak si Tua itu si keledai, “Jangan sampai mereka menangkap kita.” Tetapi si keledai tetap kalem berjalan. “Katakan,” ujar si keledai, “Jika jatuh ke tangan musuh apa aku harus membawa beban dobel” “Kukira tidak,” jawab si Tua. “Lalu apa peduliku dengan siapa yang akan ku layani Toh bebanku sama saja.” Si Tua pun berlari meninggalkan keledai.Konjungsi yang digunakan pada teks tersebut adalah tetapi dan namun

Perhatikan teks anekdot berikut!Setiap hari orang tua Iwan selalu bekerja. Mereka jarang pulang kerumah karena harus mengisi acara seminar maupun diklat. Sudah satu bulan lamanya mereka tidak bertemu anaknya. Rasa kangen pun mendera. Sang bapak ingin menguji anaknya, apakah dia mencintai dan merindukannya.Bapak: Wan, apakah kamu sayang terhadap orang tuamuIwan: Sangat sayang. Aku selalu merindukan ayah dan ibu ketika aku sendiri di rumah (jawab Iwan bohong).Bapaknya lega mendengar perkataan Iwan. Beliau percaya kalau anaknya sangat menyayangi orang tua.Ayahnya kemudian berdoa, ‘Ya, Tuhan terima kasih Kau telah titipkan kepada hamba seorang anak yang baik. Berikan dia hukuman jika salah.” Seketika itu, Iwan jatuh pingsan. Bapaknya segera melarikannya kerumah sakit. Iwan langsung mendapatkan pertolongan tim medis dan masuk ruang ICU. Ayahnya hanya menangis.Partisipan yang terlibat dalam teks anekdot itu adalah?

Perhatikan teks anekdot berikut!Setiap hari orang tua Iwan selalu bekerja. Mereka jarang pulang kerumah karena harus mengisi acara seminar maupun diklat. Sudah satu bulan lamanya mereka tidak bertemu anaknya. Rasa kangen pun mendera. Sang bapak ingin menguji anaknya, apakah dia mencintai dan merindukannya.Bapak: Wan, apakah kamu sayang terhadap orang tuamuIwan: Sangat sayang. Aku selalu merindukan ayah dan ibu ketika aku sendiri di rumah (jawab Iwan bohong).Bapaknya lega mendengar perkataan Iwan. Beliau percaya kalau anaknya sangat menyayangi orang tua.Ayahnya kemudian berdoa, ‘Ya, Tuhan terima kasih Kau telah titipkan kepada hamba seorang anak yang baik. Berikan dia hukuman jika salah.” Seketika itu, Iwan jatuh pingsan. Bapaknya segera melarikannya kerumah sakit. Iwan langsung mendapatkan pertolongan tim medis dan masuk ruang ICU. Ayahnya hanya menangis.Partisipan yang terlibat dalam teks anekdot itu adalah bapak, iwan, dan tim medis