Hakikat Wawasan Nusantara adalah?
Hakikat Wawasan Nusantara adalah keutuhan dan kesatuan wilayah nasional
Hakikat Wawasan Nusantara adalah keutuhan dan kesatuan wilayah nasional
Ancaman Pasca reformasi berbagai bentuk kekerasan telah terjadi diberbagai tempat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari ribuan kebudayaan dan tersebar diribuan pulau dengan perbedaan yang sangat ekstreem. Isu yang paling rentan adalah yang terkait dengan masalah etnis dan agama
Dalam rangka menjaga keutuhan bangsa dan negara kondisi stabilitas keamanan yang mantap dan dinamis di seluruh wilayah tanah air merupakan syarat mutlak. Artinya setiap gangguan dan ancaman yang datang disebagian wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia pada hakekatnya ancaman bagi seluruh wilayah negara kesatuan ri
Peran serta akan timbul pada masyarakat dalam mengatasi berbagai ancaman dalam membangun integrasi bangsa jika kita memiliki kesadaran sikap yang tumbuh dari kemauan diri yang dilandasi hati ikhlas tanpa ada tekanan dari luar
Secaraetimologis, Wawasan Nusantara berasal dari kata wawasan dan Nusantara. Wawasan berasal dari kata wawas (bahasa jawa) yang berarti pandangan, tinjauan dan penglihatan indrawi
Ancaman disintegrasi bangsa dibeberapa bagian wilayah sudah berkembang sedemikian kuat. Bahkan mendapatkan dukungan kuat sebagian masyarakat, segelintir elite politik lokal maupun elite politik nasional dengan menggunakan beberapa issue global Issue tersebut, diantaranya adalah lemahnya penegakkan hukum
Konflik antar kelompok/golongan baik perbedaan pendapat dalam masalah politik, maupun akibat masalah SARA terutama yang berbau agama tidak sesuai dengan jiwa dan semangat perjuangan bangsa Indonesia hal ini pernah terjadi dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Contoh pemberontakan yang bersifat SARA terutama yang berbau agama yang mengancam pertahanan dan keamanan bangsa dan negara Indonesia yang pernah terjadi adalah pemberontakan di/tii
Keragaman suku bangsa, agama, bahasa daerah, adat istiadat dan budaya yang diwarisi oleh bangsa Indonesia dalam sejarah mengharuskan bangsa Indonesia bersatu. Hal ini sesuai dengan tujuan negara Indonesia seperti berikut melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia
Faktor-faktor penghambat integrasi nasional diantaranya adalah masyarakat indonesia yang heterogen (beraneka ragam) dalam faktor-faktor kesukubangsaan dengan masing-masing kebudayaan daerahnya, bahasa daerah dan agama yang dianut
Perwujudan integrasi nasional masyarakat dan budaya bangsa Indonesia yang heterogen ( beraneka ragam ) itu diungkapkan dalam semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda suku bangsa, agama, budaya daerah, tetapi tetap satu bangsa. Integrasi nasional sangat diperlukan bagi bangsa Indonesia dalam wadah negara Kesatuan Indonesia karena bangsa pluralis