Cermati penggalan teks novel sejarah berikut! Kala itu tahun 1309, Segenap rakyat berkumpul di alun-alun Kerajaan Majapahit. Semua berdoa, apapun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat.Kutipan tersebut termasuk bagian struktur?

Cermati penggalan teks novel sejarah berikut! Kala itu tahun 1309, Segenap rakyat berkumpul di alun-alun Kerajaan Majapahit. Semua berdoa, apapun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat.Kutipan tersebut termasuk bagian struktur a. orientasi

Tapi Aku bawakan bunga padamu Tapi kau bilang masih Aku bawakan resahku padamu Tapi kau bilang hanya Aku bawakan darahku padamu Tapi kau bilang cuma Aku bawakan mimpiku padamu Tapi kau bilang meski Aku bawakan dukaku padamu Tapi kau bilang tapi Aku bawakan mayatku padamu Tapi kau bilang hampir Aku bawakan arwahku padamu Tapi kau bilang kalau Tanpa apa aku datang padamu Wah! Ciri dominan puisi tersebut adalah?

Tapi Aku bawakan bunga padamu Tapi kau bilang masih Aku bawakan resahku padamu Tapi kau bilang hanya Aku bawakan darahku padamu Tapi kau bilang cuma Aku bawakan mimpiku padamu Tapi kau bilang meski Aku bawakan dukaku padamu Tapi kau bilang tapi Aku bawakan mayatku padamu Tapi kau bilang hampir Aku bawakan arwahku padamu Tapi kau bilang kalau Tanpa apa aku datang padamu Wah! Ciri dominan puisi tersebut adalah kesamaan wujud bait yang digunakan penyair

Kang kita harus benar-benar pergi dari sini tanya siti halimah disela tangisnya. Tentu saja, seperkasa apapun kita melawan, kita tetap Kalah dari yang berkuasa. Kita ini hanya wong cilik dan orang miskin sahut karjan sembari melihat rumah Lik Paijan yang siap diruntuhkan. Teriakan Lik Paijan masih terdengar menyayat hati. Lelaki Tua itu merebut tali yang mengikat seekor sapi miliknya. Wajahnya memerah seperti nyaris terbakar, suaranya melengking-lengking menolak pengosongan rumahnya. Tetapi, perlawanan Lik Paijam pun percuma saja. Beberapa petugas berbadan tegap mengangkat tubuhnya. Melihat itu, tangis Siti Halimah semakin pecah. Dia mendekap Satria Piningit lebih erat. Akhirnya kita harus pergi dari rumah kita sendiri Kang. Pergi dari kampong yang membesarkan kita, kang ucap Siti Halimah getir. Iya, Mau tak Mau kita harus mengalah. Gusti Allah tidak tidur bune, ditempat Lain semoga kita mendapat ladang rezeki yang lebih baik Lagi, ujar karjan.Tema yang tepat untuk kutipan novel tersebut Kalah?

Kang kita harus benar-benar pergi dari sini tanya siti halimah disela tangisnya. Tentu saja, seperkasa apapun kita melawan, kita tetap Kalah dari yang berkuasa. Kita ini hanya wong cilik dan orang miskin sahut karjan sembari melihat rumah Lik Paijan yang siap diruntuhkan. Teriakan Lik Paijan masih terdengar menyayat hati. Lelaki Tua itu merebut tali yang mengikat seekor sapi miliknya. Wajahnya memerah seperti nyaris terbakar, suaranya melengking-lengking menolak pengosongan rumahnya. Tetapi, perlawanan Lik Paijam pun percuma saja. Beberapa petugas berbadan tegap mengangkat tubuhnya. Melihat itu, tangis Siti Halimah semakin pecah. Dia mendekap Satria Piningit lebih erat. Akhirnya kita harus pergi dari rumah kita sendiri Kang. Pergi dari kampong yang membesarkan kita, kang ucap Siti Halimah getir. Iya, Mau tak Mau kita harus mengalah. Gusti Allah tidak tidur bune, ditempat Lain semoga kita mendapat ladang rezeki yang lebih baik Lagi, ujar karjan.Tema yang tepat untuk kutipan novel tersebut Kalah sosial

Pada masa orde baru, politik luar negri indonesia pada politik bebas aktif yang sesuai dengan UUD 1945. Dengan demikian, indonesia segera memulihkan hubungan dengan negara-negara tetangga.Di antaranya adalah penghentian konfrontasi,dengan Malaysia. Pemulihan hubungan diplomatic tersebut merupakan hasil perundingan yang dilakukan wakil perdana Mentri Malaysia,Tun Abdul Razak, dan Mentri luar negri Indonesia, Adam Malik. Perundingan tersebut berlangsung di Bangkok pada 29 Mei hingga 1 Juni 1966. Nilai yang terkandung dalam teks cerita sejarah tersbut adalah?

Pada masa orde baru, politik luar negri indonesia pada politik bebas aktif yang sesuai dengan UUD 1945. Dengan demikian, indonesia segera memulihkan hubungan dengan negara-negara tetangga.Di antaranya adalah penghentian konfrontasi,dengan Malaysia. Pemulihan hubungan diplomatic tersebut merupakan hasil perundingan yang dilakukan wakil perdana Mentri Malaysia,Tun Abdul Razak, dan Mentri luar negri Indonesia, Adam Malik. Perundingan tersebut berlangsung di Bangkok pada 29 Mei hingga 1 Juni 1966. Nilai yang terkandung dalam teks cerita sejarah tersbut adalah a. sosial

Janganlah sampai kawanKesejahteraan tinggallah anganKeadilan hanyalah khayalKemerdekaan kembalilah terjajahYang tersisa hanyalah kebodohan Mari naik kapal, kawanJangan hanya tinggal diamMari bersatu ambil perananBuatlah perubahan Kata naik kapal dalam puisi tersebut melambangkan?

Janganlah sampai kawanKesejahteraan tinggallah anganKeadilan hanyalah khayalKemerdekaan kembalilah terjajahYang tersisa hanyalah kebodohan Mari naik kapal, kawanJangan hanya tinggal diamMari bersatu ambil perananBuatlah perubahan Kata naik kapal dalam puisi tersebut melambangkan melakukan perjuangan