Hikayat diyakini sebagai cerita rekaan yang hampir menyerupai.masa lalu
Hikayat diyakini sebagai cerita rekaan yang hampir menyerupai.masa lalu dongeng
Hikayat diyakini sebagai cerita rekaan yang hampir menyerupai.masa lalu dongeng
Perhatikan pantun berikut! Jalan-jalan ke pinggir pantai Lihat bulan sedang purnama . Baris yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah kalau ingin lekas pandai rajin belajar wajib hukumnya
Kalau ada sumur di ladang . Bolehlah kita berjumpa lagi Kalimat yang tepat untuk melengkapi larik kedua dan ketiga pantun di atas adalah bolehlah kita menumpang mandi kalau ada umurku panjang
Setelah sukses membesut Rindu (terbitan republika, 2014) yang mencetak best seller, Tere Liye hadir kembali dengan novel barunya, Pulang. Penulis yang telah menghasilkan lebih dari 20 buku ini menghadirkan novel dengan tema dan genre yang berbeda dibanding novel-novel sebelumnya. Tema yang dihadirkan adalah prihal perjalanan sang tokoh utama mengarungi kehidupan melewati satu pertarungan ke pertarungan berikutnya demi memeluk erat kesedihan dan kebencian lantas menuju ujung yakni pulang ke hakikat kehikdupan. Kutipan teks di atas merupakan bagian struktur teks tanggapan berupa konteks pengarang dan karyanya
Bacalah kutipan teks tanggapan berikut!Mas Marco dalam karya-karyanya secara lugas menunjukkan keberpihakannya kepada kaum Bumipitra. Ia menggunakan tokoh Controleur Walter sebagai tokoh penganut politik etis yang mengkritik ketidak adilan kolonial terhadap rakyat Jawa atau Hindia.Kutipan di atas termasuk bagian . pada teks tanggapan deskripsi karya
Setelahberusaha belajar lebih giat dan serius, Danang mendapat peringkat pertama di kelas. Ia sangat senang karena akan memperoleh hadiah atas prestasinya itu. Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah kuda poni si kuda kepang tubuhnya tinggi larinya cepat riang hati bukan kepalang hadiah prestasi akan didapat
Sekianbanyak OTT yang dilakukan KPK tampaknya belum membuat malu dan jera penerima dan pemberi suap. Vonis pengadilan tipikor atas sekian banyak narapidana korupsi belum membuat takut orang. Pemberitaan masalah korupsi di negeri ini juga akhirnya dianggap biasa dan sepertitidak mempengaruhi perilaku pejabat publik.Oleh karena itu, KPK perlu mencari terobosan modus operandi untuk meningkatkan efek jera dan menekan korupsi.1)KPK dianggap belum mampu menjangkau kasus-kasus korupsi politik yang melibatkan para petinggi negeri.2) Kasus -kasus besar mandekdan terkesan menjadi alat penyanderaan politik. 3) KPK seperti menghadapi tembok tebal yang tidak bisa ditembus. 4) Independensi, keberanian, dan kapasitas para komisioner KPK pun dipertanyakan. 5) Kesan inilah yang kemudian membuat banyak koruptor seperti merasa tidak bersalah.Informasi yang sesuai dengan paragraf pertama teks tersebut adalah pemberitaan masalah korupsi di negeri ini dianggap biasa dan tidak memengaruhi perilaku pejabat publik
) Akan tetapi, dalam kehidupan sehari-hari, hukum tak jarang lunglai tiada daya. 2) Banyak fakta yang menunjukkan hukum di republik ini masih jauh dari harapan publik. 3) Aksioma bahwa hukum hanya tajam ke bawah dan mahal ke atas pun terus menemukan kebenarannya. 4) Oleh para pelacur keadilan, hukum dijajakan sebagai barang dagangan yang gampang dibeli mereka yang berkuasa dan berpunya. 5) Anggapan bahwa hukum hanya untuk yang punya uang tampaknya tak mengada-ada. Kalimat yang mengandung keterangan frekuentif adalah 2
Faras sangat gembira, sepeda yang ia impikan selama ini menjadi kenyataan. Sepeda itu, hadiah dari Ibu karena ia mendapat peringkat di kelas. Pantun yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah raja buah si raja pisang sedap disantap di kala senja riang hati bukan kepalang sepeda impian di depan mata
() Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diperkirakan akan terus mengalami defisit karena selisih antara iuran peserta yang terkumpul dengan biaya manfaat yang dibayarkan kepada puskesmas dan rumah sakit atau fasilitas kesehatan terlalu jauh. (2) Selisih ini sudah terjadi sejak tahun pertama program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dilaksanakan pada 2014. (3) Selisih tahun pertama sebesar Rp.1,9 triliun. (4) Kemudian, pada tahun kedua menjadi Rp. 5,1triliun sert tahun 2017 mencapai Rp.9 triliun. (5) Defisit akan terus terjadi selama struktur iuran peserta tidak dinaikkan sesuai dengan perekonomian.Kutipan teks editorial tersebut membahas masalah bpjs mengalami defisit karena iuran peserta terlalu murah