Dalam kajian sejarah, Aru Palaka sering dianggap penghianat karena bersekutu dengan VOC saat memerangi Kerajaan Gowa-Tallo yang saat itu dipimpin Sultan Hasanuddin. Akan tetapi, dalam kajian sejarah local Bone, Aru Palaka dijuluki sebagai “Sang Pembebas” karena telah berjuang membebaskan rakyat Bone dari jajahan Kerajaan Gowa-Tallo. Bahkan, VOC menjuluki Aru Palaka sebagai De Koning der Boeginesen yang berarti Raja Bugis. Dari wacana di atas dapat disimpulkan bahwa

Berikut jawaban yang benar dari pertanyaan: Dalam kajian sejarah, Aru Palaka sering dianggap penghianat karena bersekutu dengan VOC saat memerangi Kerajaan Gowa-Tallo yang saat itu dipimpin Sultan Hasanuddin. Akan tetapi, dalam kajian sejarah local Bone, Aru Palaka dijuluki sebagai “Sang Pembebas” karena telah berjuang membebaskan rakyat Bone dari jajahan Kerajaan Gowa-Tallo. Bahkan, VOC menjuluki Aru Palaka sebagai De Koning der Boeginesen yang berarti Raja Bugis. Dari wacana di atas dapat disimpulkan bahwa

Dalam hal kehidupan berbangsa dan bernegara kita perlu mengangkat kembali nilai-nilai semangat juang, contoh sikap positif yang berkaitan dengan nilai kebangsaan yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar NRI 1945 antara lain, percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Saling menghormati antar pemeluk agama dan tidak memaksakan agama kepada orang lain. Uraian di atas tersebut merupakan contoh nilai?

Berikut jawaban yang benar dari pertanyaan: Dalam hal kehidupan berbangsa dan bernegara kita perlu mengangkat kembali nilai-nilai semangat juang, contoh sikap positif yang berkaitan dengan nilai kebangsaan yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar NRI 1945 antara lain, percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Saling menghormati antar pemeluk agama dan tidak memaksakan agama kepada orang lain. Uraian di atas tersebut merupakan contoh nilai?