percaya kepda binatang sebagai wujud penjelmaan nenek moyang?
percaya kepda binatang sebagai wujud penjelmaan nenek moyang totemisme
percaya kepda binatang sebagai wujud penjelmaan nenek moyang totemisme
Masyarakat paraaksara sudah memiliki kepercayaan dengan adanya kekuatan gaib. Meraka percaya bahwa pohon rimbun yang tinggi besar, hutan lebat, gua yang gelap, pantai, laut atau tempat yang lainnya dipandang keramat karena ditempati oleh roh halus atau mahluk gaib. di sebut nilai religius
Pada masa lalu manusia purba memakan siput dan kerang yang sisa-sisa kulitnya dibuang dan sehingga membentuk membentuk bukit disebut dengan kjokkenmoddinger
Perhatikan nama-nama candi berikut ini !1 ) Candi Pawon 4 ) Candi Prambanan2 ) Candi Borobudur 5 ) Candi Brahu3 ) Candi Kidal Candi peningggalan bercorak Hindu-Buddha yang terletak di Jawa Tengah ditunjukkan oleh nomor 1), 2), dan 4)
Jika persediaan makanan menipis, tindakan masyarakat pada masa berburu dan mengumpulkan makanan adalah mencari tempat baru
Penemuan lukisan tangan di dinding gua seperti pada gambar di atas menunjukkan bahwa manusia pada masa praaksara memiliki kebudayaan tinggi
Pernyataan berikut ini merupakan periodesasi masa praaksara yang terjadi berdasarkan perkembangan kehidupan, kecuali masa berburu dan mengumpulkan makanan
Prosesperubahan bumi terbagi atas beberapa fase-fase atau zaman. Periodesasi masa praaksara yang didasarkan atas zaman arkaikum, paleozoikum, meozoikum, dan neozoikum/kenozoikum dengan salah satu ilustrasi ditemukannya fosil dinosurus merupakan gambaran periodisasi masa praaksara secara geologis
Gambardi atas merupakan peninggalan pada masa praaksara yang berfungsi untuk menguliti hewan buruan, mengiris daging, atau memotong umbi-umbian yang merupakan peninggalan zaman batu tua pada masa paleolithikum
Perhatikan gambar berikut ini! disebut dengan kapak perimbas