Tercatat bahwa Kerajaan Aceh pernah mengirimkan utusan ke Kekhalifahan Turki Utsmani untuk meminta bantuan persenjataan. Kemudian pada tahun 1566-1567 pihak bantuan dari pihak Turki berupa 2 buah kapal perang dan lima ratus personel tentara lengkap dengan persenjataannya tiba di kerajan Aceh. Setelah mendapatkan bantuan itu, Kerajaan Aceh mengadakan serangan besar-besaran terhadap Portugis di Malaka. Serangan ini sontak mebuat pihak Portugis kelabakan dan kewalahan menghadapi kekuatan gabungan tersebut. Namun sayangnya serangan hebat tersebut tetap tidak bisa mematahkan Portugis. Faktor utama yang membuat serangan tersebut mengalami kegagalan yaitu
- Portugis menggunakan siasat adu domba (devide et impera) terhadap Kerajaan Aceh.
- Pertahanan Portugis di Malaka sangat kuat, terutama di benteng A Famosa.
- Kecanggihan peralatan perang Portugis jauh lebih unggul dari gabungan peralatan perang Kerajaan Aceh-Turki Utsmani.
- Personel Kerajaan Aceh hanyalah pasukan biasa yang tidak memiiki kemampuan khusus seperti halnya pasukan Portugis.
- Jumlah bantuan dari Turki Utsmani tidak sebanding dengan jumlah persenjataan yang dimiliki oleh Armada Portugis.
Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah: B. Pertahanan Portugis di Malaka sangat kuat, terutama di benteng A Famosa..
Dari hasil voting 987 orang setuju jawaban B benar, dan 0 orang setuju jawaban B salah.
Tercatat bahwa Kerajaan Aceh pernah mengirimkan utusan ke Kekhalifahan Turki Utsmani untuk meminta bantuan persenjataan. Kemudian pada tahun 1566-1567 pihak bantuan dari pihak Turki berupa 2 buah kapal perang dan lima ratus personel tentara lengkap dengan persenjataannya tiba di kerajan Aceh. Setelah mendapatkan bantuan itu, Kerajaan Aceh mengadakan serangan besar-besaran terhadap Portugis di Malaka. Serangan ini sontak mebuat pihak Portugis kelabakan dan kewalahan menghadapi kekuatan gabungan tersebut. Namun sayangnya serangan hebat tersebut tetap tidak bisa mematahkan Portugis. Faktor utama yang membuat serangan tersebut mengalami kegagalan yaitu pertahanan portugis di malaka sangat kuat, terutama di benteng a famosa..
Pembahasan dan Penjelasan
Jawaban A. Portugis menggunakan siasat adu domba (devide et impera) terhadap Kerajaan Aceh. menurut saya kurang tepat, karena kalau dibaca dari pertanyaanya jawaban ini tidak nyambung sama sekali.
Jawaban B. Pertahanan Portugis di Malaka sangat kuat, terutama di benteng A Famosa. menurut saya ini yang paling benar, karena kalau dibandingkan dengan pilihan yang lain, ini jawaban yang paling pas tepat, dan akurat.
Jawaban C. Kecanggihan peralatan perang Portugis jauh lebih unggul dari gabungan peralatan perang Kerajaan Aceh-Turki Utsmani. menurut saya ini juga salah, karena dari buku yang saya baca ini tidak masuk dalam pembahasan.
Jawaban D. Personel Kerajaan Aceh hanyalah pasukan biasa yang tidak memiiki kemampuan khusus seperti halnya pasukan Portugis. menurut saya ini salah, karena dari apa yang ditanyakan, sudah sangat jelas jawaban ini tidak saling berkaitan.
Jawaban E. Jumlah bantuan dari Turki Utsmani tidak sebanding dengan jumlah persenjataan yang dimiliki oleh Armada Portugis. menurut saya ini salah, karena setelah saya cari di google, jawaban tersebut lebih tepat digunkan untuk pertanyaan lain.
Kesimpulan
Dari penjelasan dan pembahasan diatas, bisa disimpulkan pilihan jawaban yang benar adalah B. Pertahanan Portugis di Malaka sangat kuat, terutama di benteng A Famosa.
Jika masih punya pertanyaan lain, kalian bisa menanyakan melalui kolom komentar dibawah, terimakasih.