Sergiovanni (2006) menyatakan bahwa seorang pemimpin harus bisa membedakan antara normative rationality dan technical rationality, yakni: dalam membuat keputusan kita harus berdasarkan norma yang berlaku sekaligus memperhatikan efektifitas dan efesiensi. Bila terjadi permasalahan tentang kedua hal tersebut maka kita harus

Sergiovanni (2006) menyatakan bahwa seorang pemimpin harus bisa membedakan antara normative rationality dan technical rationality, yakni: dalam membuat keputusan kita harus berdasarkan norma yang berlaku sekaligus memperhatikan efektifitas dan efesiensi. Bila terjadi permasalahan tentang kedua hal tersebut maka kita harus mengutamakan yang pertama

ada ulangan harian pertama kelas X-2 ada 4 siswa dari 40 siswa di kelas itu yang belum tuntas. Guru mata pelajaran tersebut tidak memperhatikan siswa yang belum tuntas tersebut, karena sudah mencapai ketuntasan kelas lebih dari 85%. Menyikapi masalah di atas Kepala Sekolah melakukan

ada ulangan harian pertama kelas X-2 ada 4 siswa dari 40 siswa di kelas itu yang belum tuntas. Guru mata pelajaran tersebut tidak memperhatikan siswa yang belum tuntas tersebut, karena sudah mencapai ketuntasan kelas lebih dari 85%. Menyikapi masalah di atas Kepala Sekolah melakukan membiarkan guru tersebut karena sudah sesuai dengan konsep penilaian pada ktsp,

Di awal tahun pelajaran kepala sekolah menetapkan program peningkatan kesejahteraan guru, semua pendidik dan tenaga kependidikan merasa senang karena tuntutannya terpenuhi, di tengah perjalanan pemasukan keuangan tersendat karena dampak kenaikan barang, menyikapi hal tersebut kepala sekolah:

Di awal tahun pelajaran kepala sekolah menetapkan program peningkatan kesejahteraan guru, semua pendidik dan tenaga kependidikan merasa senang karena tuntutannya terpenuhi, di tengah perjalanan pemasukan keuangan tersendat karena dampak kenaikan barang, menyikapi hal tersebut kepala sekolah: tetap uang transport diberikan, sekalipun devisit keuangan sekolah dan melakukan perubahan apbs.

KepalaSMKN 1 Kota Besar senantiasa menambah daya tampung sehingga jumlah rombongan belajar saat ini adalah 30 rombel dengan setiap rombel menampung 44 siswa. Jika Anda sebagai Kepala di SMK tersebut yang dilakukan adalah

KepalaSMKN 1 Kota Besar senantiasa menambah daya tampung sehingga jumlah rombongan belajar saat ini adalah 30 rombel dengan setiap rombel menampung 44 siswa. Jika Anda sebagai Kepala di SMK tersebut yang dilakukan adalah mengurangi jumlah rombel secara bertahap sampai batas maksimal yaitu 27 rombel dengan jumlah siswa perrombel tetap 32 siswa